Kamis, 20 April 2017

Tips cara memilih tank rokok elektrik atau Vape yang bagus bagi Pemula

Kabarviralpedia.com - Tips cara memilih tank rokok elektrik atau Vape yang bagus bagi Pemula - Banyak hal yang baru di dunia ini seiring dengan berkembangnya teknologi dan juga peradaban manusia. Orang-orang dahulu mana yang menyangka apabila rokok bisa berubah menjadi rokok elektrik, bahkan digital dan smart. Rokok elektrik kini menjadi fenomena baru yang populer di kota-kota besar Indonesia dalam kurun waktu 2-3 tahun ke belakang ini. Sampai akhirnya perusahaan rokok sebesar Phillip Morris telah mengambil ancang-ancang untuk masuk ke dalam industri ini.
http://www.kabarviralpedia.com/2017/04/tips-cara-memilih-tank-rokok-elektrik-atau-vape-yang-bagus-bagi-pemula.html
Google Image: Tips cara memilih tank rokok elektrik atau Vape yang bagus bagi Pemula
Tentu saja hal seperti ini akan bisa menciptakan momok pro dan kontra, tidak hanya lagi antara perokok dan bukan perokok, tetapi antara perokok konvensional dan perokok elektrik. Bukan hanya sedikit perokok konvensional yang kini beralih ke rokok elektrik. Jenis rokok elektrik sangat bermacam-macam dan akan terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Untuk para pemula, saya akan membagikan Tips cara memilih tank rokok elektrik atau Vape yang bagus bagi Pemula.

Tips cara memilih tank rokok elektrik atau Vape yang bagus bagi Pemula


e-Cigarette PV, jenis rokok elektrik yang seperti ini biasa kita jumpai di lapak-lapak pinggir jalan. Dengan menggunakan konsep yang sama, tujuan dari jenis ini ialah memberikan rasa yang semirip mungkin dengan rokok konvensional. Cenderung harganya lebih murah, beberapa jenisnya memakai catridge isi ulang dan atomizer atau tempat pembakaran di tengah device, bukan diujung. Beberapa jenisnya juga mempunyai api buatan dari LED warna merah yang hamper sama dengan api. Biasanya device ini memakai sensor di mana apabila user menghisap dengan otomatis akan melakukan proses penguapan.

Kelebihannya adalah harganya murah. Namun kekurangannya rasa cenderung kurang enak, asap tidak tebal, dan umur pemakaian pendek. Kali ini kita bicarakan tentang tank vapor yang mempunyai 2 jenis berdasarkan cara penggunaannya:
 
1.Atomizer/Claeromizer: tank yang satu ini merupakan tank penampung liquid yang dijual satu paket dengan coilnya. Ketika coilnya sudah tidak enak lagi digunakan, anda tinggal mengganti coilnya. Dalam paket pembeliannya biasanya coil telah mempunyai ukuran hambatannya (ohm) bisa lihat contohnya seperti Protank by kangertech, Atlantis by Aspire.
 
2.RBA (Rebuildable Atomizer) adalah berupa tank yang coilnya bisa di build atau dibuat sendiri dengan menggunakan kawat khusus tanpa harus membeli coil cadangan misalnya atomizer atau claeromizer. Berdasarkan cara pemakaiannya RBA telah dibagi menjadi dua:
  • RTA (Rebuildable Tank Atomizer) RBA yang mempunyai tank penampung yang memiliki fungsi untuk penyimpanan e-juice yang di dalamnya sama seperti atomizer atau clearomizer pabrikan. Jadi lebih efesien ketika akan vaping. Misalnya saja Fogger v4, Orchid v4, Kayfun v4 dan Billowtank.
  • RDA (Rebuildable Dripping Atomizer) RBA tanpa menggunakan tank penampung e-juice, user diwajibkan meneteskan e-juice setiap kali akan vaping. Misalnya: Magma, Plumeviel, Mutantion, Derringer, dan Hobo.

Semuanya tadi mempunyai kekurangan dan juga kelebihan masing-masing, semua kembali lagi kepada anda. Pilihlah tank yang sesuai dengan kebutuhan anda sebagai penggunanya. Jika menginginkan yang sederhana anda hanya tinggal memilih tank clearomizer yang mempunyai coil pabrikan. Namun jika anda ingin merasakan sensasi yang beda dan suka dengan tantangan anda dapat memilih RBA yang bisa di build sendiri.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar